A.   Mengidentifikasi
Informasi Penting dalam Teks Editorial
Teks
editorial adalah artikel utama yang ditulis oleh rediktur koran yang merupakan
pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa (berita) actual (sedang menjadi
sorotan), fenomenal, dan kontroversal (menimbulkan perbedaan pendapat).
Mengidentifikasi Isi Teks Editorial
Editorial
dalam suatu media massa cetak biasanya berada dalam rubik yang sama, yaitu
opini. Di dalam rubik ini terdapat editorial, artikel, dan surat pembaca.
Ketiga ragam opini ini biasanya berada di bagian tengah surat kabar atau
majalh. Jika dicermati satu demi satu setiap rubik, halaman awal biasanya
berisi headline news (berita utama). Permasalahan yang dibahas dalam teks editorial
adalah permasalahan yang berkaitan dengan peristiwa (berita) yang sedang hangat
dibicarakan (actual), fenomenal, dan kontroversial. Fakta periwtiwa yang
dipastikan akan dijadikan sebagai bahan berita dalam editorial dianalisis untuk
menghasilkan sebuah perspsi redaksi. Gaya penulisan editorial hampir sama
dengan ragam artikel atau karya ilmiah lainnya, yakni eksposisi. Eksposisi
merupakan tulisan yang bertujuan untuk mengklarikasi, menjelaskan, atau
mengevaluasi. Strategi pengembangannya mengikuti beragam pola. Dilihat dari
isinya, editorial yang bersifat ekspositoris berita tesis (pernyataan umum),
diikuti argumentasi-argumentasi tersebut.
Membedakan Fakta dan Opini dalam Teks Editorial
Fakta
adalah hal, keadaan, peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatu yang
benar-benar terjadi. Dengan kata lain, fakta merupakan potret tentang keadaan
atau peristiwa. Fakta yang disajikan dalam teks editorial berupa peristiwa dan
data-data terkait dengan peristiwa yang dibahas. Selain menyajikan fakta, teks editorial juga
dilengkapi dengan opini atau tanggapan redaksi untuk mendukung pandangan atau
sikapnya terhadap peristiwa yang sedang di bahas. Opini dalam teks editorial
dapat berupa penilaian, kritik, prediksi (dugaan berdasarkan fakta empiris),
harapan, dan saran penyelesaian masalah.
Â
B.    Menyeleksi
Ragam Informasi sebagai bahan Teks Editorial
Penulis
teks editorial akan memulainya dengan cara mendata peristiwa-peristiwa yang
berkembang di masyarakat. peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa peristiwa
pendidikan, politik, hukum, ekonomi, social, bidaya, pertanian, lahan, hutan,
laut, dan sebagainya, baik di level nasional maupun global.
Menentukan Isu Aktual dari Berbagai Media Informasi
Isi aktual,
fenomenal, dan kontroversial dapat dibaca pada berita utama suatu surat kabar
atau berita utama di radio dan televisi. Pada surat kabar, berita utama
disajikan di halaman depan bagian atas dengan gambar dan penulisan huruf
mencolok. Berita yang kontroversal adalah berita yang mengundang perbedaan
pendapat di masyarakat.
Menyampaikan Pendapat Disertai Argumen Pendukung
Kegiatan
mengidentifikasi isu actual yang sudah dilakukan menjadi dasar bagi redaktur
untuk menulis teks editorial atau opini dalam bentuk artikel bagi pengamat.
Dalam teks eksposisi, hal tersebut baru sebatas pernyataan umum atau tesis.
Â
C.    Menganalisi
Struktur dan Kebahasaan Teks Editorial
Menganalisis Struktur Teks Editorial
Editorial
termasuk ke dalam jenis teks eksposisi, seperti halnya ulasan dan teks-teks
sejenis diskusi. Dengan demikian struktur umum dari teks editorial meliputi:
1.    Â
Pengenalan
isu
2.    Â
Penyampaian
pendapat/argument
3.    Â
Penegasan
Â
Menganalisis Kaidah Kebahasaan Teks Editorial
Ciri-ciri
bahasa jurnalistik teks editorial:
1)Â Â Â Â Â
Penggunaan
kalimat retoris, artinya kalmat pertanyaan yang tidak ditunjukan untuk
mendapatkan jawaban.
2)Â Â Â Â Â
Menggunakan
kata-kata popular sehingga mudah bagi khalayak untuk mencernanya.
3)Â Â Â Â Â
Menggunakan
kata ganti penunjuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal
lainnya yang menjadi focus ulasan.
4)Â Â Â Â Â
banyaknya
pengguna konjungsi kausalitas, misalnya sebab, karena, olehsebab itu.
Â
D.   Merancang
Teks Editorial
1)Â Â Â Â Â
Menyusun
argumen atau pendapat terhadap isu aktual
2)Â Â Â Â Â
 Menyusun saran terhadap isu actual
Â
Menulis Teks Editorial
Agar lebih
fokus dalam menulis teks editorial, berikut ini tahap-tahap yang harus kamu
lalui.
1)Â Â Â Â Â
Bacalah
dua sampai tiga teks editorial dari sumber media masa yang berbeda.
2)Â Â Â Â Â
Datalah
isu-isu utamnya dan rumuskan menjadi penyataan umum.
3)Â Â Â Â Â
Telusuri
data-data pendukung atas pernyataan umum yang sudah kamu buat.
4)Â Â Â Â Â
Buatlah
perincian data tersebut dan analis menjadi sebuah argument.
5)Â Â Â Â Â
Argumen-argumen
yang kamu buat secara terperinci ditafsirkan menjadi sebuah pendapat, baik
berupa kritik, penilaian, maupun harapan.
6)Â Â Â Â Â
Buatlah
sarah atau rekomendasi untuk memberikan solusi atas isu-isu yang berkembang.
7)Â Â Â Â Â
Kemaslah
hasilnya dalam satu tulisan tes editorial dengan panjang tulisan 8-10 paragraf
dengan masing-maisng paragraph antara 2-3 kalimat.
Komentar
Tuliskan Komentar Anda